Pengumuman DCS Ditanggapi Beragam

Jakarta, Kompas – Daftar Calon Sementara atau DCS yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum di berbagai tempat di Indonesia ditanggapi masyarakat secara beraneka ragam.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/10), ratusan warga yang bergabung dalam Gerakan Pembela Hak Suara Rakyat NTT menolak tegas calon anggota legislatif (caleg) untuk tingkat pusat dari luar NTT.

Mereka berunjuk rasa selama satu jam di halaman kantor KPU NTT dan membacakan pernyataan sikap yang ditujukan kepada sejumlah partai politik.

Mereka menyatakan, pada pemilu legislatif 2004, sejumlah partai politik menempatkan beberapa kader partai bukan putra NTT dengan daerah pemilihan NTT.

”Namun, selama lima tahun menjadi anggota DPR daerah pemilihan NTT, mereka tidak berbuat apa-apa,” kata Koordinator Umum Gerakan Pembela Hak Suara Rakyat NTT Y Ahryanto Ludoni di Kupang, Senin.

Kini, kata Ludoni, beberapa nama caleg pusat yang diusulkan sejumlah partai sangat asing bagi masyarakat NTT.

Sementara itu, beberapa warga Sidoarjo, Jawa Timur, tidak mengenal bakal caleg yang diumumkan oleh KPU Sidoarjo. Mereka tidak dikenal akibat kurangnya sosialisasi kepada warga. Selain itu, daftar bakal caleg yang dikeluarkan KPU tidak mencantumkan foto wajah para bakal calon.

Mursidi (47) adalah salah seorang warga Kecamatan Sidoarjo yang belum mengenal semua bakal caleg di Sidoarjo. Penjual makanan dan minuman di sekitar kompleks gedung olahraga Sidoarjo itu hanya tahu beberapa bakal caleg, terutama yang memasang spanduk atau baliho di pinggir-pinggir jalan. Itu pun hanya sebatas tahu, tetapi tidak mengenal lebih jauh.

”Saya tidak pernah dikunjungi bakal caleg sehingga tidak satu pun yang saya kenal. Saya hanya mengetahui beberapa bakal caleg yang memasang spanduk di pinggir-pinggir jalan meski saya tidak kenal mereka,” ucap Mursidi, kemarin di Sidoarjo.

Dari Yogyakarta kemarin diwartakan pengumuman DCS anggota legislatif provinsi, kota, maupun kabupaten yang dilakukan KPU dianggap tidak akan mampu menarik perhatian masyarakat secara luas.

Meski sudah melalui media massa dan membagikan pamflet hingga tingkat kecamatan, sosialisasi yang dilakukan KPU dianggap tidak optimal karena bertepatan dengan perayaan Idul Fitri, yang membuat perhatian masyarakat tertuju kepada perayaan tersebut.

Pengamat sosial politik sekaligus dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, Bambang Kusumo Prihandono, mengemukakan, sistem yang ada saat ini tidak memungkinkan masyarakat membuat tanggapan atau komentar. Sebab, sosialisasi yang dilakukan oleh KPU di media massa hanya mencantumkan nama, alamat, dan foto calon di media televisi.

Dari Semarang juga diberitakan, KPU Kota Semarang, Jawa Tengah, belum mendapatkan tanggapan dari publik mengenai ke-893 caleg DPRD Kota Semarang, Senin. KPU menduga belum adanya tanggapan tersebut karena jadwal sosialisasi DCS pada 26 September hingga 9 Oktober 2008 bertepatan dengan libur Lebaran.

Dari Surabaya, 11 partai politik tidak memenuhi kuota 30 persen perempuan dalam daftar calon sementara legislatif tingkat Jawa Timur. Daftar Calon Sementara juga mengundang protes karena ada nama yang tidak sesuai antara pengumuman di media massa dan pada pengumuman di kantor KPU Jatim.(DEN/INA/APO/KOR/WER/ YOP/ENG)

Sumber: kompas.com (07/10/08)

  • UPDATE (08/10/08): Palembang, Kompas – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi Sumatera Selatan menerima laporan ijazah palsu yang digunakan tiga calon anggota DPRD Sumsel. Jumlah calon anggota legislatif atau caleg untuk DPRD Sumsel yang sudah menyerahkan berkas ke KPU Sumsel sebanyak 1.271 orang.
  • UPDATE (08/10/08): Jakarta, Kompas – Anggota Badan Pengawas Pemilu, Wahidah Suaib, menilai pengumuman DCS mengecewakan karena tak memuat foto calon anggota legislatif (caleg), yang merupakan informasi penting bagi masyarakat. Format pengumuman DCS di media cetak sama dengan pengumuman yang dipasang di kantor KPU sejak 27 September lalu.
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s