Gerindra: Penangkapan Muchdi Politis

JAKARTA, JUMAT – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memandang penangkapan mantan Deputi V Badan Intelijen Nasional (BIN) Mayjen (Purn) Muchdi Pr lebih berbau politik ketimbang penegakan hukum.  Muchdi dijadikan korban untuk target-target kekuasaan.

“Penangkapan Muchdi Pr ini merupakan intervensi pemerintah untuk menaikkan citra akibat keterpurukan ekonomi dengan menggunakan isu penegakan hukum dan HAM,” kata Wakil Ketua Umum II Partai Gerindra Fadli Zon. Di partai ini, bersama Fadli, Muchdi juga menjabat sebagai wakil ketua umum. Menurut Fadli, kasus Munir merupakan barang dagangan pemerintah untuk memperoleh donasi dari dunia internasional, misalnya Amerika Serikat.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang kuasa hukum Muchdi, Luthfie Hakim, menyampaikan, pemeriksaan terhadap Muchdi masih berlanjut.  Ia mengklarifikasi bahwa mantan Danjen Kopassus itu tidak ditangkap dan juga tidak menyerahkan diri. Muchdi hanya memenuhi panggilan Mabes Polri. (M10-08)

Sumber: kompas.com

Enhanced by Zemanta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s