Kriteria Politikus Busuk – ICW

Session of the Indonesian People's Representat...Image via Wikipedia

Dari web-nya ICW, antikorupsi.org, ketika mendeklarasikan Gerakan Nasional Tidak Pilih Politikus Busuk (GANTI-POLBUS!), mereka menyebut 6 kriteria yang disebut sebagai politikus busuk. Kriteria ini bisa menjadi tolok ukur bagi para pemilih, apakah caleg atau capres/cagub/cawalkot/cabup layak untuk dipilih. Yang jelas, kita tidak mau lagi mendengar para anggota DPR yang terhormat ternyata adalah maling kerah putih, atau penerima suap demi pekerjaan yang sudah seharusnya dikerjakan karena digaji besar oleh negara. Berikut kutipan dari web ICW:

Secara tegas kami menolak jenis Politikus yang:

  1. Boros, tamak dan Korup!
  2. Penjahat dan Pencemar Lingkungan!
  3. Pelaku kekerasan HAM atau yang memberikan perlindungan bagi pelanggar HAM!
  4. Pelaku kekerasan terhadap KDRT dan diskriminasi terhadap hak-hak Perempuan!
  5. Pemakai Narkoba dan Pelindung bisnis Narkoba!
  6. Pelaku penggusuran dan tindakan yang tidak melindungi hak-hak ekonomi, sosial dan politik kaum petani, buruh dan rakyat miskin kota!

Di tempointeraktif.com, juga dimuat sebuah artikel mengenai 4 kriteria politksu busuk, juga dari ICW. Berikut kutipannya:

Seseorang dianggap politikus busuk jika terlibat korupsi, kejahatan HAM, kejahatan lingkungan, dan kejahatan seksual. Maka, kata Teten, apabila salah satu dari keempat kriteria tadi melekat pada seseorang berarti dia politikus busuk. “Penilaiannya berdasarkan laporan polisi, masyarakat, dan testimoni,” katanya.

Nah, kalau ketemu dengan caleg yang masuk kriteria ini, segera laporkan! Kesini boleh, ke polisi juga boleh šŸ˜€

Enhanced by Zemanta
Iklan

One thought on “Kriteria Politikus Busuk – ICW

  1. saya setuju gerakan melawan politisi busuk, tapi saya kurang suka dengan pemilihan nama gerakan ini: “Mampus”, terkesan tidak mendidik, kasar, bodoh, totol, arogan, kurang berpendidikan, bermental preman, dan tidak menunjukkan keihlasan… jangan2 teriakin politisi busuk karena belum dapat giliran ato belum kebagian aja???
    Apa tidak bisa pilih nama yang lebih menyejukkan, mendamaikan, santun, edukatif, elegan dan yang enak dibaca ato di dengar lah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s