7 Caleg yang Disebut Politisi Busuk Masuk DCT

Bandung – Tujuh caleg yang disebut politisi busuk oleh Masyarakat Melawan Politisi Busuk (Mampus) lolos dalam daftar calon tetap (DCT) DPRD Bandung. Ketujuhnya termasuk dari 974 caleg yang akan berlaga dalam Pemilu Legislatif nanti.

Setelah melalui rapat pleno pada pukul 15.00 WIB hingga 16.30 WIB, di Kantor KPU Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Jumat (31/10/2008), dari 992 caleg yang masuk DCS, sebanyak 974 orang lolos masuk DCT. Awalnya yang mendaftar 1009 orang.

Ketua KPU Bandung Benny Moestofa mengatakan sebelumnya sempat DCS mencapai 885 karena ada yang mengundurkan diri dan banyak caleg yang tak memenuhi persyaratan. Namun, banyak parpol yang akhirnya mengganti calegnya. “Ada empat orang yang diganti yaitu dari Pelopor 1 orang dan Barnas 3 orang,” ungkapnya.

“Jumlah DCT menjadi 974 orang. Yang mengundurkan diri 10 orang, yang dicoret 8 orang karena bermasalah dengan persyaratan,” katanya.

Delapan caleg yang dicoret tersebut berasal dari PPP 1 orang, PDIP 1 orang, PKNU 2 orang, PDS 3 orang dan PPRN 1 orang. “Rata-rata tidak memenuhi syarat dan ditarik oleh partai,” kata dia.

Ketika ditanya apakah tujuh caleg yang dilansir Mampus sebelumnya sebagai politisi busuk masuk dalam DCT, Benny membenarkannya. Menurut dia apa yang dituduhkan Mampus tak terbukti.

“Setelah diklarifikasi ke partainya, semuanya tidak terbukti. Misalkan Jhony Hidayat dan Adi Mulyadi dari Golkar yang dikatakan melakukan intimidasi, ternyata tak terbukti,” kata dia.

“Trus katanya Deden Rumaji dari PAN yang katanya mengintimidasi LSM serta Muchsin Al Fikri yang katanya disuap, itu pun tak terbukti. Bahkan katanya Muchsin pernah mengembalikan uang sebesar Rp 20 juta dalam kasus hotel Planet,” jelas Benny.

Namun, lanjut dia, jika tuduhan tersebut nanti terbukti, KPU dan parpol tak akan menetapkannya menjadi anggota dewan, meski mereka terpilih dalam pemilu nanti.

“Misalkan pada Februari nanti pada saat surat suara sudah dicetak dan mereka terbukti bermasalah sesuai yang dituduhkan, ini akan menjadi catatan KPU dan parpol. Kita tidak akan menetapkannya, meski mereka terpilih nanti,” terang Benny.

Sebelumnya Mampus melansir tujuh caleg yang dianggap politisi busuk. Tujuh nama politisi adalah Adi Mulyadi Jhonny Hidayat dari Partai Golkar, Deden Rumanji dari PAN yang diduga telah melakukan intimidasi dan kekerasan terhadap LSM yang mengkritisi kebijakan tentang lingkungan.

Lia Nur Hambali dari PPP dan Muksin Alfikri dari PBB diduga menerima uang karena memanfaatkan jabatannya dan melakukan korupsi. Kadar Slamet dari Partai Demokrat diduga telah melakukan pelecehan seksual dan menghamili penyanyi dangdut. Sedangkan Yuswari dari PAN memiliki prilaku seks bebas.(ern/ern)

Sumber: bandung.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s