Dari Bang Wimar, Tentang Golput

jerry deta wimar

Image by richoz via Flickr

Di tengah isu Gusdur yang berencana mengkampanyekan Gloput, dan Ketua MPR yang meminta fatwa MUI tentang status Golput, Wimar Witoelar dalam blognya menyatakan pendapatnya mengenai Golput. Berikut sedikit kutipannya, sisanya silakan kunjungi blognya saja.

Dalam demokrasi yang mewakili 240 juta manusia, wajar sekali bahwa banyak pendapat berbeda. Karena itu kalau jumlah partai melebihi empat puluh dan jumlah calon presiden bisa sampai duapuluh, itu bagus saja. Daripada pilihannya hanya satu – yaitu Suharto – selama lima kali Pemilu, atau tidak ada pilihan selama duapuluh satu tahun – yaitu Sukarno – lebih baik kita punya banyak pilihan.

Yang membuat banyak orang bingung, adalah bahwa dengan adanya banyak pilihan, tanggungjawab diletakkan pada pemilih. Kalau orang benci Sukarno atau tidak suka Suharto selama mereka memegang jabatan Presiden, orang bisa bebas ngomel, melawan atau tidak peduli. Dikasih kesempatan memilih, lepas saja, enakan Golput. Sangat bisa dibenarkan, Golput jaman dulu. Tapi dalam sejarah Indonesia, kita sekarang paling mendekati demokrasi beneran. Memilih bukan hanya tanggungjawab tapi hak dan kekuatan. Tidak percuma dipakai istilah “hak memilih”, bukan “kewajiban memilih”.

Bukan kewajiban memilih, jadi kalau tidak mau, silakan saja, tapi jangan ganggu suasana orang yang ingin menggunakan haknya. Itu namanya anti-sosial dan anti-demokrasi…

Selengkapnya, silakan kunjungi blog beliau.

Reblog this post [with Zemanta]
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s