Kajati Jabar Temukan 78 kasus Penyelewengan Dana Bansos

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat temukan 78 kasus penyelewengan dana Bantuan Sosial dan telah menetapkan 17 orang sebagai tersangka. Dalam keterangannya di Bandung hari Kamis, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa barat Muhamad Amari mengemukakan jumlah itu berdasar laporan dari para Kepala kejaksaan Negeri se-Jawa Barat.

Jika sebelumnya Kabupaten Cianjur sebagai urutan pertama terbanyak dalam penyelewengan bantuan sosial ini, posisi pertama kini ditempati Sumber Kabupaten Cirebon Kata Amari. Tingginya angka penyelewengan dana bantuan sosial di kabupaten kota di Jawa Barat ditegaskan Muhamad Amari ditemukan kelemahan tidak adanya lembaga atau bagian yang mengawasi proposal hingga peninjauan kelapangan.

Terkait permasalahan ini Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa barat telah meminta Gubernur Ahmad Heryawan segera menindak lanjuti kelemahan ini.Ditegaskan Kajati Jabar Muhamad Amari, indikasi penyelewengan dana bantuan sosial di masing-masing kota kabupaten di jawa barat ini berdasar penyelidikan banyak dilakukan pihak legislatif dan eksekutif.

Modus yang dilakukan mereka meminta bantuan untuk pembangunan mesjid, kelompok tani dan ternak hingga untuk santunan anak yatim. Dari 78 kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Kota Terang Muhamad Amari tidak termasuk dalam Seribu Proposal bantuan sosial yang sedang diverifikasi BPK Perwakilan Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s