PKS Ingatkan Golkar Tak Cari Popularitas

Jakarta – Ketulusan Partai Golkar mempertahankan usulan dana aspirasi Rp 15 miliar per anggota DPD dan Rp 1 miliar per desa patut dipertanyakan. Maka PKS mengingatkan mitra koalisinya itu tidak sekedar mendongkrak popularitas.

“Kita tidak boleh membangun popularitas dengan merusak sistem penganggaran. Kalau sekadar membangun popularits tidak begitu caranya,” kata Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta, seusai diskusi ‘Pimpinan Baru PKS: Antara
Pusaran Politik dan Target 2014’ di Resto Warung Daun, Jakarta (12/06/2010).

Menurutnya, tujuan pengadaan dana aspirasi dan desa demi peningkatan kesejahteraan rakyat tidaklah rasional sebab sudah ada mekanisme dalam penganggaran yang sudah ada. Dana yang sudah pemerintah anggarkan sekarang sudah cukup, tinggal optimalisasi penggunaan dan efektifitas pengawasan perlu diperbaiki.

Di sisi lain pengadaan pos anggaran itu kian menambah beban APBN yang pada saat sama harus mencicil pelunasan utang luar negeri berikut bunga senilai Rp 150 trilyun per tahun. Maka jelas bila usulan itu disahkan parlemen, maka pemerintah harus mencari tambahan utang baru untuk pengadaan dana aspirasi dan desa.

“Kita pinjam duit untuk dibagi-bagi, tidak begitu cara mensejahterakan rakyat. Jelas ini akan membebani pemerintah, kita (DPR -red) kan bagian dari pemerintahan juga,” sambungnya.

Sumber: http://www.detiknews.com/

(ahy/lh)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s