Busyro: Pemiskinan Koruptor Nonsense

VIVAnews – Pemiskinan terhadap koruptor hanya akan menjadi wacana apabila tidak ada keinginan moral dan keinginan politik yang kuat untuk penegakan hukum di Indonesia. Keinginan moral ini harus dimiliki oleh lembaga penegak hukum seperti kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung.

“Pemiskinan itu nonsense,” kata calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas dalam fit and proper test di DPR, Jakarta, Rabu 24 November 2010.

Busyro menegaskan hal ini saat menjawab pertanyaan Anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra, Martin Hutabarat. “Bagaimana pejabat-pejabat mengatakan bahwa Gayus (Tambunan) dan sejenisnya  harus dimiskinkan. Pernyataan ini akan berhenti pada pernyataan berikutnya,” ujar Busyro.

Menurut Busyro, kepolisian dan Kejaksaan harus menggunakan hukum yang tepat dalam melakukan pemiskinan. Bahkan tidak hanya fakta hukum, fakta sosial juga harus dipertimbangkan dalam penetapan ini.

“Di sini saya tawarkan, bagaimana agar koruptor itu dikualifikasikan sebagai pelanggar HAM, ekonomi, sosial, dan budaya,” kata Busyro.

Namun penetapan ini menurut Busyro perlu politik legislasi. Sebab DPR perlu menyetujui perubahan undang-undang kejaksaan dan KUHP. (umi)

VIVAnews – Busyro: Pemiskinan Koruptor Nonsense – http://ht.ly/1a9nXi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s