FPLH Desak Kejaksaan Tuntaskan Kasus Dana Rehabilitasi

Screen Shot 2012-11-18 at 8.06.44 PMBANDUNG BARAT (bisnis-jabar.com) – Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Jabar mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Bandung mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan bantuan dana Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK) dari Pemprov Jabar yang diduga melibatkan pejabat di Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ketua FPLH Jabar Thio Setiowekti mengatakan sejak tiga tahun lalu, penanganan kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan. Oleh karenanya, dirinya meminta agar pihak Kejari serius mengurus kasus tersebut karena dana yang diselewangkan jumlahnya sangat besar mencapai Rp1,3 miliar.

“Kami minta Kejaksaan serius dalam mengusut kasus ini. Karena akibat dana tersebut diselewengkan telah membuat program penghijauan Pemprov Jabar menjadi terhambat,” kata Thio kepada wartawan, Selasa (24/7).

Dia menjelaskan, pada 2009 lalu Pemprov Jabar menyerahkan bantuan sebesar Rp1,78 miliar kepada Distanbunthut Bandung Barat. Namun, bantuan tersebut tidak direalisasikan oleh dua perusahaan rekanan yang ditunjuk melalui sistem paket lelang oleh Distanbunhut.

Kemudian perusahaan itu melakukan kegiatan pembibitan tanaman dan memberikan tanaman kepada para penerimanya. Bantuan GRLK dari Pemprov Jabar dibagi dalam dua paket. Pertama, paket jumlah bibit tanaman kehutanan sebanyak 296.600 batang pohon dengan nilai pagu Rp1,37 miliar yang dimenangkan PT Perintis Putra Pasundan.

Sementara paket kedua dimenangkan CV Makmur Jaya Hijau dengan nilai pagu sebesar Rp176,7 juta untuk pengadaan bibit tanaman kehutanannya sebanyak 46.000 batang. Masalahnya, petani yang seharusnya mendapatkan bantuan tersebut justru tidak mendapatkannya.

Dirinya menduga aktor utama dari kasus penyalahgunaan itu adalah pejabat Distanbunhut Bandung Barat. Pasalnya, dinas itu merupakan yang menerima langsung bantuan dari Pemprov Jabar.

“Seperti yang diduga kejaksaan. Proyek ini sepertinya fiktif karena para penerimanya tidak jelas,” paparnya.(k6/ajz)

http://bisnis-jabar.com/index.php/berita/fplh-desak-kejaksaan-tuntaskan-kasus-dana-rehabilitasi

Iklan

One thought on “FPLH Desak Kejaksaan Tuntaskan Kasus Dana Rehabilitasi

  1. Sementara paket kedua dimenangkan CV Makmur Jaya Hijau dengan nilai pagu sebesar Rp176,7 juta untuk pengadaan bibit tanaman kehutanannya sebanyak 46.000 batang. Masalahnya, petani yang seharusnya mendapatkan bantuan tersebut justru tidak mendapatkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s